pelantar.id – Puluhan rumah di Pulau Pecung, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Kepulauan Riau, rusak dihantam angin puting beliung, Minggu (4/11/18). Sedikitnya ada tiga warga yang mengalami luka karena tertimpa reruntuhan rumah tersebut.

Kapolsek Belakangpadang, AKP Ulil mengatakan, data sementara, ada 30 rumah yang rumah. Satu rumah rubuh ke laut bersama penghuninya, tapi semuanya selamat.

Rumah warga Pulau Pecung yang rusak dihantam puting beliung, Minggu (4/11/18).
Foto:ISTIMEWA

Tingkat kerusakan bervariasi. Rata-rata, atap rumah dan dinding banyak yang rusak atau lepas akibat tersapu angin puting beliung tersebut. Ulil mengatakan, kondisi cuaca di Pulau Pecung saat kejadian tengah hujan deras yang disertai petir.

“Rumah-rumah yang rusak berada di RT 004 dan 005 Kelurahan Pecung,” katanya, Senin (5/11/18).

Rumah warga yang rusak dihantam puting beliung di Pulau Pecung, Batam, Minggu (4/11/18).
Foto:ISTIMEWA

Selain musibah tersebut, di hari yang sama juga terjadi insiden seorang warga bernama Faizal (30) yang tersambar petir. Menurut Ulil, saat kejadian, warga tersebut sedang memancing di pinggiran laut. Faizal langsung dibawa ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam di Kecamatan Sekupang.

“Dia langsung dibawa ke RSBP untuk perawatan lebih lanjut,” kata Ulil.

Saat ini, pihak kepolisian bersama warga setempat sedang bergotong-royong membantu warga yang rumahnya rusak dihantam puting beliung.

“Kami koordinasi dengan Mapolresta Barelang, sudah ada anggota dari sana yang datang ke Pulau Pecung untuk membantu warga. Kami juga dirikan posko bantuan,” ujar Ulil.

Rumah warga Pulau Pecung yang rusak parah dihantam puting beliung, Minggu (4/11/18).
Foto:ISTIMEWA

Terpisah, Seketaris Dinas Sosial Kota Batam, Leo Putra mengatakan, pihaknya kini sedang melakukan pendataan terkait jumlah korban serta total kerugian akibat peristiwa tersebut.

“Bantuan yang kami berikan sejauh ini adalah barang-barang kebutuhan pokok, dan juga mendirikan tenda bantuan,” katanya.

 

Reporter : Fathurrohim
Editor : Yuri B Trisna