pelantar.id – Baru sehari beroperasi, Foodcourt Batam Bakery di wilayah Kolong, Kelurahan Sungailakam, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau sudah mendapat teguran keras dari Satpol PP. Tempat makan dan minum tersebut dinilai sudah mengganggu ketertiban umum.

Kasi Ketertiban Umum Satopl PP Kabupaten Karimun, Yansem mengatakan, areal parkir Batam Bakery sudah memakan bahu jalan, sehingga merampas hak pejalan kaki dan pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

“Sejak beroperasi hari Minggu (11/11/18) kemarin, foodcourt ini sudah mengganggu ketertiban umum. Kawasan sini jadi semrawut karena badan jalan terpakai untuk parkir mereka. Hari ini kami memberikan teguran keras kepada pemiliknya agar segera mengatur ulang area parkirnya,” kata Yansen saat sidak ke Foodcourt Batam Bakery, Senin (12/11/18) siang.

Yansem mengatakan, sebenarnya di kawasan itu sudah ada petugas parkir. Namun, tetap saja kondisi lalu lintas semrawut karena sempitnya jalan akibat dipakai jadi tempat parkir para pengunjung Batam Bakery.

“Saya sudah perhatikan, parkiran kendaraan di sini makan bahu jalan. Sudahlah mengganggu arus lalu lintas, hak pejalan kaki pun diabaikan. Ini sudah mengganggu ketertiban umum, makanya kami berikan peringatan keras,” kata Yansem.

Masalah lain, pungutan biaya parkir yang diambil petugas juga tanpa menunjukkan karcis parkir. Hal itu menurut Yansem jelas menyalahi aturan.

“Parkir tak pakai karcis jelas sudah menyalahi aturan. Kami sudah sampaikan kesalahan-kesalahan mereka yang harus diperbaiki,” katanya.

Yansem mengatakan, saat ini sanksi yang diberikan kepada pemilik Batam Bakery baru sebatas teguran keras secara lisan. Jika peringatan tak diindahkan, pemerintah akan memberikan sanksi ke tingkat lebih berat.

Menanggapi teguran Satpol PP Karimun itu, pihak pengelola Batam Bakery berjanji akan secepatnya melakukan pembenahan, terutama soal area parkir pengunjung.

“Nanti kami selesaikan,” ucap seorang perwakilan dari manajemen Batam Bakery.

 

 

Reporter : Abdul Gani
Editor : Yuri B Trisna