pelantar.id – Komitmen Pangarmabar Laksamana Muda TNI Yudo Margono menjadikan Koarmabar  sebagai penegak hukum dalam memberantas kegiatan ilegal di laut kembali membuahkan hasil. Kali ini, KRI Pulau Rusa-726, salah satu unsur Satranarmabar yang sedang melaksanakan operasi Benteng Sagara-18 BKO Guskamlabar berhasil menangkap dan menggagalkan kapal kargo bermuatan 150 karton minuman keras (miras) di Perairan Selat Singapura, Rabu (11/4).

Penangkapan berawal saat KRI PRA-726 yang tengah melaksanakan patoli di Selat Singapura mendeteksi kapal kargo yang melaksanakan manuver mencurigakan. KRI PRA-726 lantas melakukan prosedur Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid). Kapal kargo itu pun berhasil dihentikan, tepatnya di utara Karang Galang. Kemudian, segera dilaksanakan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan.

Iklan

Setelah diperiksa, kapal bernama KM Setia Kawan GT 95, jenis kapal motor kayu dengan 11 anak buah kapal (ABK) yang semuanya berkewarganegaraan Indonesia. Sesuai dokumen port clearance, kapal tersebut berlayar dari Singapura menuju ke Thailand, namun dokumen port clearance tersebut diduga palsu. Serta dokumen kapal nihil.

Yang paling memberatkan adalah kapal tersebut memuat barang ilegal yaitu 150 karton minuman keras non cukai.

Saat ini, kapal kargo tersebut sudah dibawa ke dermaga Lanal Batam untuk proses hukum lebih lanjut.

Editor: Yuri B Trisna

Iklan