Pelantar.id – Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau saat ini terus mengembangkan infrastruktur dan kontruksi kota Batam. Mulai dari pembangunan jalan, jembatan dan pengelolaan tata kota.

Untuk pembangunan tata kota seperti pembuatan taman kota, Pemko Batam juga menggandeng pihak swasta untuk bekerja sama. Seperti yang dijelaskan Kabag Humas Pemko Batam, Yudi Admajianto, Jumat (23/11/2018).

“Pemerintahan kota Batam memberikan kesempatan kepada pihak swasta atau BUMN yang mau berpartisipasi membangun kota Batam. Intinya pemko berharap bersama sama membangun kota Batam yang indah untuk mendukung pariwisata,” kata Yudi.

Lanjut Yudi, saat ini beberapa BUMN dan pihak swasta yang telah bekerja sama di antaranya adalah PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Bank Mandiri dan perusahaan properti di Batam, Oxley.

Dijelaskan Yudi, untuk PGN ada dua bentuk kerja sama, di antaranya pengerjaan mural dan pembangunan taman.

“Yang mural pengerjaannya di depan BNI Sei Panas dan satu lagi pembangunan taman Tuah Melayu di Jalan Villa Raflesia,” ujar Yudi.

Sementara Bank Mandiri menyalurkan kerja sama dalam bentuk pengerjaan mural di sepanjang dinding trotoar wilayah Nagoya. Sedangkan Oxley juga membantu membangun taman di area pembangunan propertinya.

“Selain itu pemko sendiri akan membangun taman kota sendiri di sekitar Dataran Madani tahun depan,” ujar dia.

Taman, Saluran Energi Baik dari CSR PGN

TAMAN TUAH MELAYU BATAM. Satu taman yang di bangun oleh PGN Batam untuk memperindah Batam. Tampak pegawai PGN sedang memasang lampu taman/foto: elizagusmeri/pelantar.id

Pembangunan taman Batam merupakan salah satu bentuk CSR PGN, sebagai salah satu pihak BUMN yang menyalurkan dana tanggung jawab sosial untuk turut serta mempercantik Batam, seperti jargon PGN di bangku taman tersebut, Channeling a Good Energy.

“Iya ini salah satu CSR PGN Batam. Kami membantu membangunan taman dengan nama Tuah Melayu di Simpang BNI,” kata Humas PGN Batam, Riza Buana.

Pembangunan Taman Tuah Melayu tersebut dikerjakan sepenuhnya oleh PGN Batam. Setelah pembangunan selesai, selanjutnya akan diserahkan kepada pemko Batam.

PGN sudah memilih zona untuk membangun taman tersebut dan sudah disesuaikan dengan anggaran yang disiapkan. Riza tidak menyebut berapa dana yang dikucurkan.

“Ya bantuan CSR-nya dalam bentuk taman, saya kurang tahu pasti berapa luasnya, kemungkinan 900 meter persegi,” ujar dia.

Langkah penyaluran CSR tersebut bagi PGN untuk membantu pemerintah dalam upaya mempercantik kota. Setelah taman Tuah Melayu selesai, pemeliharaannya akan dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Pemko Batam.

============
eliza gusmeri