pelantar.id – Lion Group mengundur pemberlakuan ketentuan FBA atau Free Baggage Allowances terbaru hingga Januari. Sebelumnya Lion Air menyatakan akan memberlakukan ketentuan bagasi itu per 20 Desember ini.

Seperti yang diketahui Lion Group memberlakukan beberapa ketentuan kapasitas FBA dari rentang 10 -20 kg untuk bagasi untuk pesawat Lion Air dan Wings Air. Peraturan baru ini tentunya akan memberikan feed back dari penumpang yang akan berlibur di akhir tahun.

Manajemen Lion Air dan Wings Air sudah menyampaikan perubahan itu kepada agen travel agar disampaikan kepada calon penumpang. Namun diketahui alasan Lion Group mengganti kuota tersebut. Berikut ketentuan terbaru kuota bagasinya.

Lion Air

Untuk Lion Air yang semula ditanggung dengan ketentuan bagasi 20kg. Dengan peraturan baru hanya ditanggung 10kg Saja.

Wings Air
Wings Air dengan ketentuan bagasi 10kg berubah menjadi 5kg saja.

Pengecualian

Berbeda dengan dua maskapai tersebut, untuk Batik Air, Lion Air ternyata tidak mengubah ketentuan bagasi atau tetap ditanggung 20kg.

Tambah bagasi tambah biaya

Aturan ini mungkin akan memberatkan para penumpang yang terbiasa membawa barang dalam jumlah besar. Namun, pihak Lion Air memberikan ketentuan penambahan bagasi dengan membeli di agent portal, web Lion atau kantor Lion. Batas maksimal penambahan bagasi enam jam sebelum keberangkatan.

Pembelian penambahan bagasi lebih cepat akan dikenakan biaya lebih murah dibandingkan membeli saat check in di bandara.

Ketentuan baru ini berlaku pada semua rute domestik. Belum dapat dikonfirmasi mengapa pihak Lion Air melakukan pengurangan bagasi untuk maskapainya. Diperkirakan pihak Lion Air ingin mengilangkan pembayaran bagasi di check in dan beralih ke pembayaran online.

Lion Parsel

Untuk diketahui saat ini Lion Grup juga sedang mengembangkan dan fokus pada jasa pengiriman barang melalui pesawatnya. Lion Parsel melayani pengiriman barang (paket/dokumen) ke seluruh Indonesia dengan pesawat yang jelas dari Lion Air dan pengiriman prioritas.

Dengan dukungan armada pesawat sendiri dan dengan frekuensi penerbangan yang tinggi tentunya akan mempermudah dan memperlancar satu unit bisnis Lion Grup ini.