pelantar.id – Ma’ruf Amin, Calon Wakil Presiden nomor urut 01 mengatakan, saat ini banyak orang menyebarkan berita bohong untuk memecah belah masyarakat Indonesia. Fitnah-fitnah yang disebarkan juga mengarah kepada Presiden Joko Widodo.

Menurut mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu, berita bohong yang menjurus fitnah sengaja dihembuskan pihak-pihak tak bertanggung jawab agar masyarakat tidak memilih Jokowi-Ma’ruf pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Karena itu, ia meminta Tim Pemenangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf bekerja lebih keras untuk menangkis isu-isu negatif yang berkembang di masyarakat.

“Isu-isu negatif, berita bohong, dan fitnah itu harus ditangkis. Ini tugas kita bersama, terutama tim pemenangan untuk melakukan kampanye strategis,” katanya di Batam.

Ma’ruf Amin datang ke Batam untuk berdialog dengan tim pemenangan dan menggelar Orasi Kebangsaan. Ia tiba di Batam, Kamis (15/11/18) dan langsung melakukan pertemuan dengan tim pemenangan serta partai pendukung dan simpatisan, termasuk para tokoh masyarakat, tokoh agama dan lainnya di Hotel Harmoni One. Kemudian, Jumat (16/11/18), ia menggelar Orasi Kebangsaan di Rumah Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Provinsi Kepri di kompleks Graha Kadin Batam Centre.

Ma’ruf mengatakan, saat ini Presiden Jokowi yang berpasangan dengan dirinya pada Pilpres 2019 banyak menerima tuduhan negatif. Jokowi kerap diisukan sebagai sosok yang anti-ulama, anti-Islam dan pro-asing. Menurut dia, tuduhan tersebut sangat tidak mendasar.

“Itu bisa dikatakan fitnah. Kalau Pak Jokowi anti-ulama, tidak mungkin beliau mengangkat saya sebagai calon wakilnya. Dan saya tahu persis, beliau sangat dekat dengan para ulama,” katanya.

Ma’ruf juga merasa banyak tuduhan miring yang sekarang diarahkan kepadanya. Ia dituding gila kekuasaan. Bahkan, ada yang lebih keji menuduhnya sudah menjual akidah karena mau berpasangan dengan Jokowi dalam Pilpres 2019.

“Sekali lagi saya tegaskan, ini semua untuk kepentingan bangsa. Jika negara memanggil, jika negara membutuhkan, maka kita semua harus siap,” tegasnya.

Ma’ruf Amin menyampaikan pidato di acara ramah tamah dengan pendukung di Hotel Harmoni One, Batam, Kamis (15/11/19).
Foto: PELANTAR/Yuri B Trisna

Kampanye yang Membangun

Pada pertemuan di Hotel Harmoni One, Ma’ruf meminta Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf di seluruh Indonesia melakukan kampanye strategis, kampanye yang sifatnya membangun. Bentuk kampanye itu dirasa efektif untuk menangkis isu-isu negatif yang menyerang pasangan ini.

Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf diminta selalu aktif mengabarkan kepada masyarakat tentang prestasi dan program kerja pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01. Capaian-capaian kerja pemerintah di bawah kepemimpinan Jokowi selama menjadi Presiden RI juga harus terus disampaikan kepada masyarakat.

Menurut dia, Jokowi sudah melakukan banyak kebaikan selama memimpin Indonesia sejak 2014 hingga sekarang. Pembangunan yang dilaksanakan pemerintah menyebar ke seluruh Indonesia, dan dampainya sudah dirasakan masyarakat di semua daerah.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pemenangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf wilayah Provinsi Kepri, Soerya Respationo mengatakan, selama di Batam Ma’ruf diagendakan akan melakukan sejumlah kegiatan. Agenda utama adalah pertemuan dengan para anggota partai pendukung dan simpatisan di Hotel Harmoni One, dan Dialog Kebangsaan di Rumah Pemenangan Jokowi-Ma’ruf.

Baca Juga : 

Rudi Chua Melalui Bravo 5 Targetkan 60 Persen Suara Kepri untuk Jokowi

Selain itu, Ma’ruf juga akan berdialog dengan para tokoh agama, ulama dan pimpinan pondok pesantren di Batam, termasuk ormas-ormas Islam. Kedatangan Ma’ruf di Batam dipandang penting karena daerah ini berbatasan langsung dengan negara-negara seperti Singapura dan Malaysia.

Sebagai kota industri, Batam sudah menjadi salah satu penopang perekonomian nasional. Karena itu, selama di Batam, Ma’ruf juga membuka diskusi dengan para pelaku ekonomi, mahasiswa dan ormas.

Terkait target pasangan Jokowi-Ma’ruf di Kepri, Soerya menegaskan, pihaknya mematok target lebih dari 65 persen suara untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Kami optimistis target itu tercapai,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri ini.

 

Editor : Yuri B Trisna