Pelantar.id – Komisi Pemilihan Umum membagi 3 kategori pemilih di pemilu 2019. Tiga kategori itu adalah Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Untuk isitilah DPT mungkin masyarakat sudah familiar. Sementara DPTb dan DPK tampaknya belum tersosialisasi sepenuhnya.

Untuk itu Komisi Pemilihan Umum Kepulauan Riau menggelar sosialisasi untuk DPTb dan DPK Kamis 17 Januari di Hotel CK Tanjungpinang.

“Tahun ini daftar pemilih memang cukup rumit, selain DPT ada DPTb dan DPK,” sebut Priyo Handoko dalam penyampaian materi sosialisasi yang dihadiri dari berbagai lembaga dan perwakilan ormas tersebut.

Priyo menjabarkan beberapa prosedur untuk mendaftar sebagai DPTb dan DPK.

Seperti diketahui DPT adalah daftar pemilih yang memiliki hak pilih dan sudah terdata oleh KPU. Pemilih kategori ini akan mendapatkan surat pemberitahuan untuk memilih atau C6.

Sedangkan DPTb adalah pemilih yang sudah terdaftar di DPT suatu tempat pemungutan suara (TPS) yang karena keadaan tertentu tidak bisa menggunakan hak pilihnya di TPS bersangkutan.

Pemilih kategori ini boleh menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan e-KTP. Pemilihan hanya satu jam sebelum TPS ditutup yaitu pukul 12.00-13.00 WIB.

UU Pemilu menyebut beberapa macam pemilih DPTb sebagai berikut:

  • Pindah memilih karena menjalankan tugas pemerintahan di tempat lain
  • Menjalani rawat inap di rumah sakit atau keluarga yang mendampingi
  • Penyandang disabilitas di panti sosial
  • Menjalani rehabilitasi narkoba
  • Tahanan
  • Siswa atau mahasiswa yang jauh dari rumah
  • Pindah domisili
  • Korban bencana.

Pemilih yang ingin pindah memilih harus mengurus surat pindah memilih (form A5) di Panitia Pemungutan Suara (PPS/kelurahan) paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara 17 April 2019.

Daftar Pemilih Khusus (DPK)

DPK adalah warga yang punya hak pilih namun belum terdata dalam DPT. Pemilih kategori ini bisa menggunakan hak pilihnya cukup dengan membawa e-KTP di TPS terdekat sesuai alamat pada e-KTP. Tidak bisa mencoblos di TPS di luar alamat e-KTP.

Pemilih dalam DPK hanya bisa menggunakan hak pilihnya satu jam terakhir sebelum TPS ditutup yaitu pukul 12.00-13.00 waktu setempat, dengan catatan selama surat suara masih tersedia.

dari berbagai sumber