Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (tengah) melakukan peletakan batu pertama pembangunan dan penataan area di sekitar KEK Kesehatan yang berada di Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Foto: BP Batam

Pelantar.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengelontorkan anggaran Rp 24 miliar untuk menata dan membangun area yang nantinya diusulkan masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang, Kota Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pihaknya akan menata dan membangun tiga kawasan yang nantinya terintegrasi dengan KEK Kesehatan di sekitar RSBP Batam.

Ketiga kawasan tersebut yakni, Taman Kolam, Taman Rusa dan pembangunan jalur khusus sepeda di ruas Jalan RE Martadinata.

“Ketiga fasilitas ini kita butuhkan untuk mendukung Rumah Sakit BP Batam yang tidak lama lagi akan menjadi KEK Kesehatan di Kota Batam. Tujuan kita hanya untuk menciptakan situasi ekonomi yang kondusif, agar investasi di Batam meningkat dan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan ini,” katanya saat melakukan peletakan batu pertama di tiga area tersebut, Jumat (2/4/2021).

Selain itu, untuk mendukung KEK Kesehatan, pihaknya juga akan melakukan peningkatan dan penambahan SDM serta pengadaan peralatan kesehatan yang modern.

“Kita bisa merekrut tenaga kesehatan dari luar Batam, tentu didukung fasilitas yang baik juga. Mudah-mudahan, kalau izin KEK tahun ini selesai, dalam dua tahun ke depan rumah sakit kita akan semakin sempurna,” katanya.

Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Imam Bachroni, mengatakan, total nilai kontrak ketiga fasilitas tersebut lebih dari Rp24 miliar.

“Saat ini yang sedang dalam proses pengerjaan adalah Jogging Track dengan panjang lintasan 1.200 meter dan lebar lintasan 3,5 meter, mengelilingi Taman Kolam dilengkapi rest area,” kata Imam.

Kata Imam, fasilitas pendukung juga dilengkapi dengan taman terbuka hijau yang berlokasi di depan RSBP Batam.

Pembangunan taman tersebut kata dia, dilakukan sebagai bentuk layanan guna mempercepat kesembuhan dari para pasien yang dirawat di RSBP Batam.

“Jadi seperti healing garden atau taman penyembuhan dan nanti kami juga tambahkan Party Garden atau Taman Pesta sebagai akses hiburan bagi masyarakat Batam,” paparnya.

Ia menjelaskan, untuk jalur sepeda sendiri disiapkan sepanjang 2,7 kilometer dengan lebar 3,5 meter. Kata dia, pembangunan jalur sepeda akan dilakukan juga di beberapa kawasan lainnya di Kota Batam.

“Prinsipnya, jalur sepeda ini akan berlanjut terus, berkesinambungan hingga ke Sei Ladi dan Baloi. Sedangkan untuk Pembangunan Taman Rusa Tahap Ketiga memang prosesnya cukup lama, dari pembangunan tahap pertama tahun 2000 hingga 2010, tahap kedua 2010 hingga 2020, dan sekarang memasuki tahap ketiga,” jelasnya.

Ia berharap, seluruh pembangunan ini dapat dirampungkan sebelum perayaan Tahun Emas atau Hari Bakti BP Batam yang ke-50 Tahun, pada tanggal 26 Oktober 2021 mendatang.