pelantar.id – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di triwulan III 2018 naik sebesar 2,05 persen dibanding triwulan II 2018 yang sebesar 1,22 persen. Secara kumulatif, dari triwulan I hingga III 2018, ekonomi Kepri tumbuh sebesar 4,24 persen.

“Dibanding periode yang sama tahun 2017, perekonomian Kepri tahun 2018 ini tumbuh sebesar 4,24 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, Zulkipli dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Pertumbuhan tersebut dipicu industri pengolahan sebesar 1,66 persen, konstruksi 0,83 persen, serta administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib 0,10 persen. Dibanding triwulan III tahun 2017, ekonomi Kepri pada triwulan III tahun 2018 naik sebesar 3,74 persen.

Baca Juga : 

Sumber pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan III 2018 dibanding periode sama tahun sebelumnya,  berasal dari sektor konstruksi berperan 1,60 persen. Kemudian diikuti sektor industri pengolahan sebesar 1,34 persen. Lalu perdagangan besar dan eceran, serta reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 0,43 persen.

Untuk pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera pada triwulan III tahun 2018, tercatat tumbuh 3,18 persen dibanding triwulan II 2018. Sedangkan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera triwulan III 2018 tumbuh dari 4,21 persen menjadi 4,71 persen.

Secara kumulatif, ekonomi Pulau Sumatera pada triwulan I hingga III tahun 2018 tumbuh 4,58 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 yang sebesar 4,43 persen. Untuk lingkup regional, PDRB Kepri pada triwulan III tahun 2018 memberikan kontribusi sebesar 7,80 persen terhadap PDRB Pulau Sumatera.

Warga Batam berbelanja di pusat perbelanjaan di Kota Batam, Sabtu (10/11/18). BPS mencatat kondisi ekonoi konsumen di Kepri pada triwulan III 2018 meningkat dibanding triwulan sebelumnya.
Foto: PELANTAR/Yuri B Trisna

Ekonomi Konsumen Meningkat

Zulkipli mengatakan, dilihat dari Indeks Tendensi Konsumen (ITK), Provinsi Kepri pada triwulan III tahun 2018 sebesar 105,01. Artinya, kondisi ekonomi konsumen di Kepri menunjukkan peningkatan dibanding triwulan II 2018.

Menurut dia, peningkatan tersebut didorong meningkatnya pengaruh inflasi terhadap konsumsi dengan total pengeluaran (nilai indeks 106,64) dan volume konsumsi (nilai indeks 117,32). Namun, tingkat optimisme konsumen di Kepri justru turun jika dibandingkan triwulan II tahun 2018 yang mencatatkan indeks sebesar 122,78.

Peningkatan ITK Provinsi Kepri pada triwulan IV tahun 2018 diperkirakan juga akan meningkat dibanding triwulan III. Zulkipli memprediksi, ITK Kepri triwulan IV berada di angka 101,45.

Menurutnya, meningkatnya kondisi ekonomi konsumen di Kepri pada triwulan IV tahun 2018, dipengaruhi oleh naiknya indeks pendapatan rumah tangga hingga 110,42.

 

 

Editor : Yuri B Trisna