pelantar.id – Film Aruna dan Lidahnya tampil cukup superior di ajang Piala Citra 2018 yang dihelat di La Moda, Plaza Indonesia, Jumat (9/11/18) lalu. Film besutan Palari Films ini berhasil menyabet 9 nominasi.

Film yang tayang sejak 27 September 2018 ini masuk nominasi kategori film terbaik, sutradara terbaik, dan penulis skenario adaptasi terbaik. Kemudian, pemeran utama wanita terbaik, pemeran utama pria terbaik, pemeran pendukung wanita terbaik, pemeran pendukung pria terbaik, penata musik terbaik, dan penyunting gambar terbaik.

Panitia Festival Film Indonesia mengumumkan, malam penghargaan Piala Citra 2018 akan digelar pada Desember 2018 di Jakarta. Untuk diketahui, tahun sebelumnya, Palari Films mendapatkan 10 nominasi untuk film Posesif dan membawa pulang tiga Piala Citra untuk Edwin (Sutradara Terbaik), Putri Marino (Pemeran Utama Wanita Terbaik), Yayu Unru (Pemeran Pendukung Pria Terbaik).

Dalam waktu dekat film yang diadaptasi dari novel karya Laksmi Pamuntjak ini akan diputar di 3rd International Film Festival & Awards Macau pada 12 Desember. Di dalam negeri Aruna dan Lidahnya juga masih melakukan pemutaran di berbagai komunitas dan kampus.

Empat tokoh pemeran film Aruna dan Lidahnya

Sinopsis Aruna dan Lidahnya

Film Aruna dan Lidahnya merupakan sebuah catatan perjalanan tentang makanan, kasus-kasus aneh dan dialog-dialog cerdas dari para tokohnya. Film ini mengisahkan tentang kehidupan Aruna (Dian Sastro), seorang ahli epidemiologi yang terobsesi dengan kuliner setiap waktu.

Obsesinya tentang makanan terpuaskan ketika Aruna menyelidikan sebuah kasus flu burung. Bersama dua temannya, seorang koki bernama Bono (Nicholas Saputra) dan seorang penulis bernama Nadezhda (Hannah Al Rashid), mereka bertualang ke empat kota yakni Surabaya, Pamekasan (Madura), Pontianak, dan Singkawang (Kalimantan Barat).

Selain melakukan perjalanan kuliner, para tokoh juga bertemu dengan hal-hal yang tidak terlupakan. Sejarah, hingga ruang lingkup sosial politik masyarakat. Petualangan itu menjadi rumit ketika Farish (Oka Antara) hadir di perjalanan.

Keempat tokoh tersebut kemudian terlibat dalam perjalanan penuh percakapan yang mengungkapkan kisah kehidupan dan rahasia terpendam. Kehadiran Farish menjadi bumbu cinta pada film ini.

Aruna (Dian Sastrowardoyo) dan Farish (Oka Antara) dalam salah satu adegan Aruna dan Lidahnya.
Foto: Dok. Parali Films

Berikut nominasi Piala Citra 2018 yang diraih film Aruna dan Lidahnya:

Film terbaik
Sutradara terbaik – Edwin
Penulis skenario adaptasi terbaik – Titien Wattimena
Pemeran utama wanita terbaik – Dian Sastrowardoyo
Pemeran utama pria terbaik – Oka Antara
Pemeran pendukung wanita terbaik – Hannah Al Rashid
Pemeran pendukung pria terbaik – Nicholas Saputra
Penata musik terbaik – Ken Jenie dan Mar Galo
Penyunting gambar terbaik – W Ichwandiardono.

 

Editor : Yuri B Trisna
Dari berbagai sumber