pelantar.id – Dunia komik dan sineas berduka. Stan Lee, otak di balik kesuksesan komik dan film superhero Marvel meninggal dunia di usia 95 tahun, Senin (12/11/18). Sang legenda menghembuskan napas terakhir di rumah sakit di kawasan Hollywood Hils.

Mengutip Telegraph, JS, putri Stan Lee mengatakan, Senin pagi, mobil ambulans sudah bergegas ke rumahnya dan membawa pencipta karakter Spider-Man, Iron Man, Hulk, dan superhero komik Marvel lainnya itu ke rumah sakit di Hollywood Hills. Namun, nyawa pria kelahiran 28 Desember 1922 itu tidak tertolong.

“Dia merasa ada kewajiban untuk para penggemarnya untuk tetap menciptakan (komik). Dia mencintai hidupnya dan dia mencintai apa yang dia lakukan untuk mencari nafkah. Keluarganya mencintainya dan para penggemarnya mencintainya,” kata JC.

“Dia tidak tergantikan. Ayah saya mencintai semua penggemarnya. Dia orang yang paling hebat dan paling baik,” sambung JC.

Stan Lee berhasil menciptakan beberapa tokoh superhero yang memikat para pembaca di seluruh dunia. Ia bekerja sama dengan seniman seperti Jack Kirby dan Steve Ditko. Atas karya-karyanya tersebut, menjadikan Stan Lee bukan hanya berpengaruh pada dunia komik dunia tai juga di kalangan sineas Hollywood.

Tokoh-tokoh superhero seperti The Fantastic Four, lalu berlanjut dengan Spider-man, X-Men, Iron Man, The Incredible Hulk, Thor, Black Panther dan penduduk semesta Marvel lainnya, sudah memikat hati hampir semua kalangan dan usia di jagad raya. Film-film yang diangkat dari komiknya pun sukses di pasaran.

Stan Lee dan sejumlah tokoh superhero karyanya

Di usia yang sudah semakin tua, Lee sebetulnya masih rajin menghadiri berbagai acara komik dan melayani tanda tangan untuk fans. Kemudian, oleh dokter ia diharuskan lebih banyak beristirahat agar kesehatannya terjaga.

Pada awal Februari 2018, Stan Lee sempat dilarikan ke rumah sakit. Ia dirawat di Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles, AS, setelah mengalami sesak napas dan detak jantung yang tidak teratur.

“Dengan berat hati, kami berbagi belasungkawa terdalam dengan putri dan saudaranya,” kata Marvel Comics dan pemiliknya The Walt Disney Company dalam sebuah pernyataan.

“Kami ingat dan menghormati pencipta, suara dan juara Marvel. Setiap kali Anda membuka komik Marvel, Stan akan berada di sana,” sambung Marvel Comics.

Stan Lee ialah orang yang menjadikan tokoh dalam komik tersebut menjadi tokoh mistis dalam budaya pop. Sebagai penulis dan editor, Stan Lee adalah kunci bagaimana tokoh dalam komik Marvel memikat generasi pembaca muda di tahun 1960.

Kabar meninggalkan Stan Lee langsung menyebar luas. Ucapan belasungkawa pun mengalir deras.

“Stan Lee adalah sebagai luar biasa sebagai karakter yang ia ciptakan,” kata Chairman dan CEO dari The Walt Disney Co, Bob Iger.

“Skala imajinasinya itu hanya dilampaui oleh ukuran hatinya,” lanjut Bob Iger.

Ungkapan dukacita juga disampaikan militer Amerika Serikat (AS). Disebutkan Stan Lee pernah bertugas saat Perang Dunia II.

“Istirahat dengan damai, Prajurit,” demikian disampaikan militer AS lewat akun Twitter mereka.

 

Editor : Yuri B Trisna
Dari berbagai sumber