pelantar.id – Sekitar 45 ribu atau 13 persen dari 350 ribu balita di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menderita gizi buruk. Meski demikian, Kepri berada di peringkat pertama se-Indonesia untuk penanganan kasus balita gizi buruk tahun 2018.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudayana mengatakan, penderita gizi buruk di Kepri lebih rendah dari rata-rata persentase nasional yang mencapai 17 persen. Persentase itu merupakan hasil Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan tahun 2018.

“Alhamdulillah, Kepri peringkat pertama terbaik nasional. Ini berkat bantuan dan kerja sama semua pihak khususnya tenaga kesehatan yang terus berupaya menangani kasus penderita gizi buruk di Kepri,” kata Tjetjep di Tanjungpinang dilansir situs Pemerintah Provinsi Kepri, kepriprov.go.id, Selasa (13/11/18).

Tjetjep mengatakan, dari 350 ribu balita se-Kepri, sekitar 13 persen menderita gizi buruk dan gizi kurang. Menurut dia, dibanding daerah lain di Indonesia, persentase itu cukup baik karena ada daerah yang mencapai 35 persen.

Ia berjanji, pihaknya akan terus meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan serta peran serta tenaga kesehatan di puskesmas untuk terus mensosialisasikan program hidup sehat bagi masyarakat.

“Sehingga diharapkan seluruh anak di Provinsi Kepri terhindar dari gizi buruk dan kurang,” kata Tjetjep.

Pola Hidup Sehat

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengajak elemen masyarakat Kepri menerapkan pola hidup sehat agar kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat. Menurutnya, kualitas dan kuantitas kesehatan merupakan investasi bangsa yang sangat penting.

“Pola hidup sehat harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat yang sehat akan mendorong pembangunan di semua lini,” katanya saat memimpin upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 tahun 2018 di halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (12/11).

Nurdin mengatakan, program hidup sehat bisa digalakkan di Kepri dengan Gerakan Masyarakat (Germas) melalui 12 indikator kesehatan. Baik itu melakukan pola hidup sehat maupun makan makanan yang bergizi sehingga mampu terhindar dari berbagai penyakit

 

Editor : Yuri B Trisna

Foto utama: Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyerahkan piagam kepada penyelenggara kesehatan berprestasi pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 2018 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (12/11/18).
Foto: Dok. Pemprov Kepri