pelantar.id – Tragedi kecelakaan pesawat Lion Air JT610 Senin lalu membawa investigator untuk segera menemukan Black Box untuk menguak misteri penyebab kecelakaan pesawat tersebut.

Dan Alhasil kotak tersebut dapat ditemukan oleh penyelam dari TNI AL. Namun butuh waktu untuk menguak dan menjabarkan informasi dari kotak hitam.

Tidak sesuai namanya, Black Box atau kotak hitam bukanlah kotak yang berwarna hitam. Black box ternyata berwarna orange. Padahal para pakar biasanya menyebut kotak tersebut dengan sebutan Elektronik Flight Data Recorder.

Mulanya Black Box memang berwarna hitam, namun sekitar tahun 80-an berubah warna menjadi warna orange. Pemilihan warna hitam semula lebih identik dengan peran kotak itu yang bisa mengungkap misteri dari kecelakaan pesawat.

Perubahan warna orange ternyata dengan alasan agar kotak tersebut mudah dicari dan membedakan dengan komponen lainnya di pesawat. Seperti diketahui Black Box adalah komponen terpenting dari bagian pesawat yang paling dicari ketika terjadi kecelakaan pesawat.

Black box berisi semua data rekaman selama pesawat beroperasi, salah satunya berisi rekaman seluruh pembicaraan yang terjadi antara pilot dan pemandu lalu lintas udara.

Dilansir dari Thoughtco, berdasarkan sejarah penemu black box merupakan laki-laki asal Australia bersama David Warren. Kecelakaan pesawat yang terjadi terhadap ayahnya pada 1934 membuat Warren berkeinginan menciptakan perekam data penerbangan.

Kemudian akhirnya, Inggris dan Amerika Serikat yang menanggapi penemuan Warren lebih serius dan memproduksi black box secara massal. Black Box diciptakan tahan benturan dan ledakan sehingga ketika pesawat hancur lebur pun keberadaan black box masih bisa diselamatkan.

Memancarkan gelombang

Kotak ini dilengkapi dengan gelombang elektromaknetik untuk mempermudah keberadaan pencariannya apabila pesawat jatuh. Biasanya black box berjumlah dua box di pesawat komersial dan diletakkan di bawah kokpit dan di bagian ekor pesawat.

Ada dua jenis black box. Di antaranya adalah perekam data penerbangan (flight data recorder; FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder; CVR).

FDR memuat suara rekaman yang berhubungan dengan operasi penerbangan. Sedangkan CVR berisi rekaman suara mesin hingga suara pilot dan krunya. Kotak ini lebih dekat dengan kokpit pesawat.

Jika kotak ini sudah ditemukan, para investigator akan membutuhkan waktu untuk menjabarkan semua informasi yang terekam di black box. Para investigator yang berwenang biasanya adalah dari pihak maskapai, pihak pesawat atau penerjemah.

Sebagian besar, penyebab kecelakaan pesawat terbang dapat diketahui melalui kotak hitam. Pesawat ini pun juga dapat menginformasikan tekanan udara hingga kondisi cuaca selama penerbangan. Mari kita tunggu hasil investigasi dari pesawat Lion Air JT610!

============
oleh: eliza gusmeri
dari berbagai sumber

foto: idmtime