Pelantar.id – Bisnis media cetak yang memasuki senja kala mungkin dapat terselamatkan oleh para pengusaha kaya. Karena melihat bisnis media cetak masih menggiurkan, pembelian penerbitan media cetak mulai banyak dilakoni para CEO seperti halnya yang dilakukan oleh CEO Salesforce Marc Benioff dan istrinya Lynne Benioff.

Pasangan suami istri ini baru saja membeli Majalah Time senilai USD 190 juta atau sekitar Rp 2,82 triliun (asumsi kurs Rp 14.879 per dolar AS) dari Meredith Corp. Marc Benioff membeli Time secara tunai sebesar USD 190 juta atau lebih dari Rp 2,8 triliun.

Meredith Corp mengatakan, walau menjadi pemilik Time, Benioff tidak akan terlibat dalam kebijakan redaksi. Konten majalah sebagai kebijakan redaksi tetap akan dipegang oleh tim eksekutif Time.

Dilansir dari CNN.com, Senin (17/9/2018), pemimpin redaksi Time Edward Felsenthal menyatakan Benioff akan memegang Majalah Time sebagai investasi keluarga. Kesepakatan tersebut diumumkan pada Minggu malam.

CEO Salesforce Marc Benioff dan istrinya Lynne Benioff. (foto: msn.com)

Majalah Time sendiri tidak akan memiliki koneksi dengan Salesforce, perusahaan perangkat lunak yang didirikan Marc Benioff pada 1999. Kesepakatan tersebut diharapkan selesai dalam 30 hari ke depan.

Selama lebih dari 90 tahun, Time telah berada di garda depan peristiwa-peristiwa penting dan cerita-cerita yang berdampak besar dalam membentuk percakapan global. Time bukan menjadi satu-satunya media yang diakuisisi oleh pebisnis teknologi.

Jeff Bezos, CEO Amazon, membeli The Washington Post pada 2013 seharga USD 250 juta. Namun, peran Bezos sebagai CEO Amazon terpisah dari pembelian tersebut. Sama dengan Bezos, Benioff yang berada pada posisi 246 dalam daftar miliarder Bloomberg berjanji akan menjalankan Time terpisah dari perusahaan tekonologinya Salesforce.

Sebelumnya Meredith telah mengumumkan akan menjual empat media di bawah perusahaan Time Inc, yaitu majalah Time, Fortune, Money dan Sports Illustrated. Pembelian tiga majalah selain Time saat ini tengah dalam perundingan harga dengan berbagai pengusaha.

Time merupakan majalah berita minggu yang telah terbit sejak 1923. Majalah yang terkenal dengan sampul depan berbingkai merahnya ini memiliki sirkulasi terbesar di AS.

Pembaca edisi cetaknya pernah mencapai 26 juta, 20 juta di antaranya di Amerika. Namun seiring kemajuan media digital, Time seperti media cetak lainnya mulai mengalami penurunan pemasukan dan mulai memperkuat situs internet mereka.

editor: Eliza Gusmeri
Dari berbagai sumber