Pelantar.id – Kesuksesan Bangstan Boys (BTS) masuk pasar Amerika Serikat (AS) adalah sebuah underdog. Bahkan melebihi pasar Amerika, band asal Korea ini dapat disebut sebagai band K-Pop Universal yang memiliki penggemar di berbagai belahan dunia.

Padahal, band yang beranggotakan Kim Tae-hyung (lebih dikenal sebagai V), Jung Ho-seok (J-Hope), Kim Nam-joon (RM), Kim Seok-jin (Jin), Park Ji-min, Jeon Jung- kook, dan Min Yoon-gi (Suga), mereka tidak bernyanyi dengan bahasa inggris, dan hal itu cukup mengherankan mereka dapat diterima di Amerika.

Band K-Pop satu ini telah meruntuhkan musik maskulinitas Amerika. Pun, media barat dan dunia hanya dapat melongo melihat besarnya dominasi BTS di Amerika.

Sebelum BTS, sebenarnya ada berbagai artis K-pop top yang mencoba masuk pasar musik AS di antaranya Big Bang, Girls ‘Generation dan EXO. Sayangnya, tak pernah melampaui kesuksesan The Boys.

Apa yang membuat mereka begitu berbeda dan berhasil menembus pasar Amerika?

Terry Nguyen dalam The Vox menyebut, yang membedakan BTS di mata penggemar adalah karena mereka sangat jujur secara emosional, yang terekpresi dalam lirik, saat diwawacara dan di vlog mereka.

Kedua, manajemen artis Korea begitu terintegrasi dalam memproduksi dan membentuk artis atau band agar mampu menembus pasar.

Mereka memberikan pelatihan yang intensif untuk calon bintang yang direkrut dan melatihnya bertahun-tahun.

foto: pinterest

Ketiga, kekuatan fandom. Fandom adalah singkatan dari Fans Kingdom, yaitu sebuah komunitas penggemar idol Korea. Setiap boyband atau girlband di Korea punya nama fandom-nya masing-masing.

ARMY adalah salah satu fandom K-Pop terbesar di dunia yang diperuntukkan Fandom BTS. Kekuatan penggemar ini jelas berpengaruh dalam mendukung artis favorit mereka. Mereka membeli tiket konser, album, dan koleksi terkait BTS.

Keempat, keahlian branding. Perlu diketahui, ketenaran BTS tidak terwujud dari musik saja tetapi juga brand-brand yang mereka kenakan. Seperti fashion hingga penjualan boneka tiruan mereka.

Ketenaran BTS dan keberhasilan masuk Amerika, otomatis juga membawa gelombang budaya Korea ke Barat, mulai dari drama televisi hingga ke budaya perawatan kulit.

Satu artis Amerika Serikat yang ikut merasakan pengaruh BTS adalah penyanyi Camila Cabello. Mantan personel Fifth Harmony itu pernah mengungkapkan ketertarikannya pada BTS dalam wawancara bersama majalah Teen Vogue.

Tenar dan Kaya

Album baru BTS, yang dirilis 21 Februari, telah mengumpulkan lebih dari 3,42 juta preorder dalam minggu pertama sejak rilis dan mengantarkan BTS menjadi salah satu artis K-pop dengan penghasilan tertinggi saat ini.

Pada tahun 2019, BTS dilaporkan menghasilkan $ 4,65 miliar untuk ekonomi Korea Selatan melalui penjualan album fisik, tiket konser, dan barang dagangan bermerek.

the vox