Pelantar.id – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan kecoak laut raksasa. Kecoak tersebut merupakan jenis baru krustasea (udang-udangan) Bathynomus raksasa yang pertama dari laut Indonesia.

Selama ekspedisi 14 hari ke laut lepas di lepas pantai Jawa Barat di Indonesia, tim ini mengumpulkan lebih dari 12.000 makhluk laut dalam. Ekpedisi tersebut merupakan ekspedisi LIPI bersama National University of Singapore dengan koordinator penelitian Dwi Listyo Rahayu dan Peter Ng pada tahun 2018.

Kecoak sekarang telah diidentifikasi sebagai milik spesies baru. Telah diberi nama “Bathynomus raksasa”. Binatang laut itu ditemukan berada di Selat Sunda dan selatan Pulau Jawa pada kedalaman 957-1259 meter di bawah permukaan laut.

Bathynomus raksasa adalah krustasea laut dalam yang dapat tumbuh hingga 20 inci (50 cm), menjadikannya spesies isopoda terbesar kedua yang dikenal dalam ilmu pengetahuan. Meskipun mereka telah dijuluki kecoak laut, makhluk berkaki 14 ini sebenarnya lebih dekat hubungannya dengan spesies laut lainnya seperti kepiting dan udang.

Mereka mampu berjalan dalam waktu lama tanpa makanan. Bathynomus memiliki tubuh pipih dan keras, walaupun tidak memiliki karapaks atau cangkang keras yang melindungi organ dalam pada tubuh krustasea. Matanya berukuran besar, pipih, dan memiliki jarak cukup lebar di antara keduanya.

Menurut situs berita Mothership, isopoda dapat tumbuh hingga 50 cm diklasifikasikan sebagai “supergiants”. Sekarang ada 20 spesies isopoda raksasa, termasuk yang baru ditemukan ini. Selama ekspedisi, para peneliti juga menemukan 12 spesies baru lainnya.

ndtv