Kampanye Pemilu Inggris Tampilkan Adegan Percakapan Joker-Batman

Penulis: H.M Chaniago

Tidak ada seni yang dibuat dalam ruang hampa. Karena selalu ada pesan yang ingin disampaikannya

Pelantar.id – Narasi menarik beredar di linimasa media sosial Twitter @PeoplesMomentum. Sebuah video berdurasi 137 detik menampilkan dialog menggelitik antara sosok superhero Gotham City, Batman dengan seteru abadinya, Joker.

Momentum atau Peoples Momentum merupakan organisasi politik Inggris sayap progresif, yang didirikan pada 2015 dengan basis utama yakni grassroot movement atau gerakan akar rumput pendukung Pimpinan Oposisi saat ini, Jeremy Corbyn dan Partai Buruh yang menaunginya.

Sejak Januari 2017 dikabarkan setiap anggota Momentum telah bergabung menjadi anggota dan partisipan Partai Buruh Inggris. Sementara organisasi politik progresif ini memiliki 40.000 lebih anggota pada tahun 2019.

Dengan waktu Pemilu Inggris yang kurang dari sebulan lagi, tepatnya Kamis, 12 Desember nanti. Momentum merilis iklan kampanye politik terbaru mereka menggunakan karakter Batman dan Joker, yang secara tidak langsung mempertanyakan kepada kita, apakah Batman adalah Orang Jahat? Atau dalam artian lain, mengajak kita berpikir apakah kebijakan pemerintah saat ini telah mencover masyarakat keseluruhan, adalah hal yang menarik.

Video yang diunduh Momentum ini berisi potongan-potongan klip dari film layar lebar Batman-Joker, dan juga dalam serial televisi yang dikombinasikan dengan rekaman asli percakapan dua aktor memerankan sosok legendaris tersebut, sembari membahas pajak bertajuk Is Batman The Bad Guy? Does Batman really need a Bat-Yacht?🦇.

Secara keseluruhan kapanye kreative Momentum ini cenderung mewakili tema film secara menyeluruh, selaras dengan ungkapan bahwa tidak ada seni yang dibuat dalam ruang hampa, karena selalu ada pesan yang ingin disampaikannya.

Beberapa orang mengatakan, selama mereka menyimak kampanye online pemilu Inggris beberapa hari belakangan ini. Video yang diunduh Momentum dengan menggunakan klip Joker cukup beralasan untuk mengkritik kebijakan pemerintah yang anti kelas pekerja dan pro-pengusaha.

Dalam video berdurasi 2 menit lebih itu, semua argumentasi ekonomi Partai Buruh dan sekaligus kritik terhadap Pemerintah Konservatif tentang potongan pajak buat orang kaya sampai pemotongan anggaran buat layanan publik, jaminan kesehatan, dan lain-lain–itulah–yang berperan melahirkan Joker, tulis Wisnu Prasetya Utomo (@wisnu_prasetya) di linimasa.

Sejauh ini jajak pendapat perihal pemilu nasional Inggris menampilkan Partai Konservatif memimpin perolehan suara sementara. Tetapi masih ada waktu empat minggu tersisa sampai pemilihan dimulai bagi pihak oposisi dari Partai Buruh untuk membawa opini publik bergeser ke sisi mereka.

Penggunaan materi-materi kampanye menarik, degan relevansi yang cukup mendasar pada realita, sangat diperlukan demi meraup suara di tengah persoalan Brexit yang menjadi pembahasan utama pada pemilu Inggris kali ini.

Laman resmi The Telegraph menuliskan, meski dalam poling pemilu 2019 Boris Johnson memimpin di atas Partai Buruh, akan tetapi sejarah memberitahu kita untuk tidak mencoret Jeremy Corbyn sedini mungkin dalam garis persaingan.

Walaupun Boris Johnson saat terus mendapat dukungan besar awal pekan ini, ketika Nigel Farage mengumumkan bahwa Partai Brexit tidak akan menurunkan kandidat di 317 kursi yang dimenangkan Partai Konservatif pada 2017 silam. Hal ini semakin membuka peluang bagi Johnson untuk kembali menjadi Perdana Menteri.

Sementara itu meski Jeremy Corbyn berada di pihak oposisi dan disebutkan tidak terlalu tersohor dalam mewakili kaum buruh, serta Kredo-nya tidak terdengar seperti Stalinism  atau Trotskyism.

Iain Watson menuliskan bahwa Corbyn memiliki sesuatu yang layak ditampilkan. “Dia tidak memiliki gaya. Dia bukan orator hebat. Tapi dia punya sesuatu,” tulisnya di laman BBC UK.

Persoalan siapa nantinya yang akan maju menjadi Perdana Menteri Inggris periode selanjutnya masih layak dianggap misteri, meski di atas kertas Johnson dikatakan unggul, namun siapa tau, Corbyn memiliki Rocket Booster terselubung dalam beberapa waktu yang tersisa.

*****
*Dokumentasi foto BBC UK*