pelantar.id – Si Jago Merah mengamuk di kawasan Tiban I, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (19/10) sekira pukul 06.00 WIB. Sedikitnya, ada 20 rumah warga yang ludes terbakar.

Informasi dari warga, api pertama kali muncul dari rumah di Blok D. Diduga, api berasal dari kompor gas yang meledak. Namun, warga lain mengatakan kebakaran itu akibat arus pendek. Hingga kini, aparat berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Masih kami selidiki. Ada dua versi dari warga, antara kompor gas meledak atau arus pendek,” kata Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji.

Petugas menemukan tabung gas di antara puing rumah warga yang terbakar di Tiban I, Patam Lestari, Sekupang.

Menurut Oji, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam lebih kemudian, setelah 10 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sejauh ini, belum ada laporan perihal adanya korban jiwa. Kerugian materi juga belum bisa diprediksi. Namun, rumah-rumah warga yang terbakar, kini tinggal puing-puing.

“Saat ini sedang dalam proses pendinginan, memastikan tidak ada lagi sumber api yang bisa menyala dan membesar,” ujarnya.

Baca Juga : 

Derlina, warga di Blok D mengaku, saat kejadian ia baru bangun tidur. Kemudian ia melihat ada sambaran api berasal dari dapur rumah tetangganya, Murni Purba. Ia langsung berlari ke luar dan memberitahu warga lainnya.

Api dengan cepat membesar lantaran sebagian besar rumah di kawasan itu banyak terdapat material yang mudah terbakar. Perkiraan sementara, sedikitnya 20 rumah yang dilalap api.

Saat api membakar pemukiman, warga berinisiatif memadamkan api dengan cara dan peralatan seadanya. Sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang. Sebagian warga lain, yang rumahnya berdekatan dengan kebakaran, berusaha menyelamatkan harta benda mereka dan membawanya ke tempat yang aman.

Sulitnya akses menuju lokasi kebakaran membuat petugas pemadam harus putar otak. Mobil pemadam pun harus parkir di tempat yang cukup jauh karena tidak ada jalan masuk ke titik api. Bersama warga, mereka saling bahu-membahu menyambung beberapa selang untuk mengalirkan air hingga ke titik kebakaran.

 

Reporter : Fathurrohim
Editor : Yuri B Trisna